Posted on Leave a comment

Distributor dan Supplier Sayuran

Distributor dan Supplier Sayuran

Sayuran menjadi bahan makanan yang dikenal murah, namun sehat untuk tubuh. Di Indonesia ada banyak jenis sayuran lokal yang dijual di pasaran. Bahan sayuran bisa dipakai untuk membuat berbagai macam masakan sehari-hari. Perlu untuk membeli produk sayuran yang segar dan berkualitas sehingga manfaatnya bisa benar-benar didapatkan. Membeli sayuran dalam jumlah besar ini dapat dilakukan melalui supplier bahan-bahan sembako yang sudah terpercaya. Dan kami Bumi Sembako salah satunya.

Kami menyediakan aneka macam sayuran yang lokal atau juga impor yang pastinya masih segar. Sayuran yang kami miliki sudah banyak didistribusikan ke hotel-hotel, rumah sakit, kapal tanker, serta banyak instansi swasta maupun pemerintah.

Jenis Sayur Mayur

Ada berbagai jenis sayuran yang dapat digunakan sebagai bahan masakan. Setiap sayuran memiliki kandungan masing-masing yang umumnya baik untuk kesehatan tubuh. Jenis sayuran sendiri terbagi berdasarkan beberapa jenis dengan bentuk khasnya masing-masing. Berikut ini pengelompokan beberapa jenis sayuran yang juga kami sediakan.

  • Sayuran Daun
Lettuce
Lettuce.

 

Sayuran daun atau leafy greens/leaf vegetables merupakan jenis sayuran yang bagian daunnya dimakan sebagai sayur. Ada hampir seribu spesies tanaman yang memiliki daun yang dapat dimakan. Tanaman sayur jenis ini biasanya berupa tanaman yang berumur pendek seperti bayam dan lettuce.

Sayuran daun ini biasanya memiliki kalori dan lemak rendah, protein tinggi, serat, vitamin C, vitamin A, folat, mangan, dan vitamin K. Memasak sayuran daun cukup mudah bahkan sebagian besar bisa dimakan langsung tanpa dimasak. Sayuran daun sangat cocok digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari dan untuk kebutuhan diet.

  • Sayuran Batang

Sayuran batang merupakan jenis sayuran yang batang tanamannya dapat dimakan. Batang tanaman juga memiliki banyak nutrisi karena menghubungkan antara daun dan akar. Bagian batang tanaman kaya air dan mineral.

Beberapa contoh sayuran batang antara lain asparagus, bambu, seledri, kailan, kecambah, dan lain-lain. Sayuran batang bisa jadi bahan tambahan atau bahan utama dalam berbagai masakan. Beberapa masakan lokal Indonesia juga banyak yang menggunakan sayuran jenis ini.

  • Sayuran Umbi/Akar

Sayuran umbi adalah jenis sayuran yang bagian umbi atau akarnya dimanfaatkan sebagai makanan. Beberapa contoh sayuran umbi ini misalnya bit, wortel, kentang, ubi, jahe, kunyit, dan lain-lain. Umumnya jenis sayuran ini rendah kalori dan tinggi antioksidan. Masing-masing sayuran umbi ini memiliki beragam jenis vitamin dan mineral. Bahkan beberapa memiliki kandungan nutrisi dalam jumlah yang sangat tinggi.

Meskipun cenderung sehat, sayuran umbi juga mengandung pati. Ini sejenis karbohidrat yang dipecah tubuh sehingga menjadi glukosa untuk energi. Perlu diperhatikan bahwa karbohidrat yang dimakan terlalu banyak daripada kebutuhan tubuh akan disimpan sebagai lemak. Jadi sebaiknya menjaga jumlahnya konsumsinya agar tidak terlalu banyak.

  • Sayuran Bunga/Cruciferous

Sayuran cruciferous atau bunga merupakan sayuran dari keluarga Brassicaceae. Beberapa contoh sayuran jenis ini misalnya kembang kol, kubis, kale, pakcoy, brokoli, brussels sprout, dan lain-lain. Sayuran ini banyak yang berasal dari Amerika Utara, Eropa, dan Australia. Namun sayuran bunga ini juga banyak dibudidayakan di Indonesia.

Cruciferous biasanya tinggi vitamin C, kaya serat, dan mengandung banyak nutrisi dan fitokimia. Sayuran ini bisa menjadi bahan masakan yang enak dan sehat. Umumnya sayuran bunga aman untuk dikonsumsi tapi ada beberapa orang yang mengalami alergi terhadap jenis sayuran ini.

  • Sayuran Polong

Sayuran polong berasal dari tanaman Fabaceae atau Leguminosae. Tanaman jenis ini mengandung biji-bijian yang juga dapat dikonsumsi. Beberapa jenis sayuran polong misalnya kedelai, kacang polong, buncis, lentil, dan lain-lain. Kebanyakan jenis sayuran ini mengandung protein, serat, karbohidrat, dan mineral sehat. Kandungan sehatnya ini membuatnya cocok untuk diet.

Pengolahan sayuran polong juga cukup mudah seperti buncis yang dapat dimasak dengan ditumis. Ada juga yang diolah menjadi bahan makanan lain seperti kedelai yang menjadi tofu atau tahu.

Beragam jenis sayuran tersebut kebanyakan juga dibudidayakan di Indonesia. Ada banyak produk sayuran lokal yang bisa dibeli dengan mudah melalui kami di Bumi Sembako. Sayuran dari luar negeri juga banyak yang kemudian dikembangkan secara lokal sehingga tidak perlu impor. Setelah dipanen, umumnya sayuran harus segera diolah sehingga tidak membusuk. Perlu memastikan agar bisa membeli sayuran segar dengan kualitas baik sehingga benar-benar menyehatkan.

Jenis Sayuran yang Sering Dikonsumsi di Indonesia

Masyarakat Indonesia biasa memakan sayuran untuk sehari-hari. Ada banyak jenis masakan lokal yang memiliki bahan dasar sayuran sehingga tak heran Indonesia jadi surga bagi vegetarian. Produk sayuran juga banyak dikembangkan untuk konsumsi lokal masyarakat. Beberapa jenis produk sayuran yang sering dikonsumsi di Indonesia, antara lain:

  • Bayam

Bayam sebenarnya berasal dari Amerika namun sayuran daun hijau yang satu ini juga umum dijadikan masakan Indonesia. Bayam banyak dikonsumsi sebagai sayur bening. Selain sehat, bayam mudah dimasak dan dikonsumsi langsung. Ada dua jenis bayam yaitu yang berdaun lebar dan berdaun kecil. Bayam dengan daun lebar sering digunakan sebagai lalapan, sedang yang kecil bisa digunakan untuk sayur bening dan sayur bobor. Selain bayam berwarna hijau, ada juga bayam merah yang berdaun kemerahan.

  • Sawi Hijau

Sawi hijau juga jadi sayuran yang umum dipakai dalam berbagai olahan masakan Indonesia. Ini bisa diolah dengan cara ditumis. Sawi hijau juga banyak dipakai sebagai tambahan sayur untuk masakan lain seperti mie ayam dan bakso. Sayuran ini mengandung vitamin C dan vitamin A. Selain sawi hijau, jenis sawi lain yang juga umum dikonsumsi, yaitu sawi putih dan pakcoy.

  • Kubis

Kubis menjadi sayuran yang banyak digunakan sebagai masakan tak hanya di Indonesia namun di berbagai negara lain. Kubis bisa diolah menjadi berbagai masakan dengan cara diacar, difermentasi, ditumis, dikukus, direbus atau dimakan langsung. Kubis tumbuh dengan baik di dataran tinggi atau daerah pegunungan. Selain kaya akan kandungan vitamin dan mineral, kubis juga dikenal bisa merangsang pembentukan gas. Jadi konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan.

  • Wortel
Wortel.
Wortel.

 

Wortel dapat menjadi bahan makanan untuk berbagai masakan baik masakan rumahan atau restoran. Ini bisa direbus menjadi sop, ditumis, atau bahkan dijadikan jus. Ada banyak manfaat wortel untuk kesehatan karena mengandung vitamin A, B, C, zat besi, dan lain-lain. Wortel bagus untuk kesehatan mata, menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan, dan mencegah kanker. Di Indonesia, wortel dibudidayakan di dataran tinggi seperti di daerah Batu dan Dieng. Rasanya yang cenderung manis membuat wortel banyak disukai baik oleh orang dewasa atau anak-anak.

  • Kangkung

Kangkung merupakan sayuran yang banyak dijumpai di masakan Asia. Sayuran ini biasanya dimasak dengan cara ditumis daun dan batang mudanya. Masakan kangkung banyak ditemukan di restoran-restoran. Kangkung sendiri mengandung bahan antioksidan dan antimikroba. Kandungannya ini membuatnya dijadikan sebagai bahan untuk obat tradisional.

  • Kacang Panjang

Kacang panjang merupakan sayuran yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Di Indonesia, kacang panjang bisa ditemukan di berbagai masakan. Ini bisa digunakan untuk bahan sayur asem, pecel, gado-gado, atau dijadikan lalapan. Kacang panjang juga mengandung banyak manfaat kesehatan. Sayur yang satu ini kaya vitamin C, kalium, fosfor, dan protein. Meskipun cenderung terlihat sama ada sekitar 5 varietas kacang panjang yang dikembangkan di Indonesia.

Sayuran banyak disukai masyarakat Indonesia salah satunya karena harganya yang cenderung murah daripada daging. Namun manfaat sayuran justru sangat baik bagi kesehatan. Harga sayuran sendiri bisa bervariasi tergantung dari kualitasnya. Cara budidayanya juga dapat berpengaruh pada harga sayuran. Sayuran organik misalnya cenderung lebih mahal daripada sayur biasa. Karena itulah, kami Bumi Sembako selalu menyediakan jenis sayuran dari jenis yang satu ini.

Jenis Sayuran Organik

Organik itu bagus.
Organik itu bagus.

 

Sayuran organik adalah jenis sayuran yang dibudidayakan secara organik atau alami. Proses budidaya tanaman sayur organik tidak menggunakan bahan-bahan kimia seperti pupuk kimia atau pestisida. Berbagai macam sayuran dapat ditanam dan dikembangkan secara organik meskipun prosesnya kadang lebih lama. Proses penanaman yang lama ini membuat sayuran organik ini jadi punya harga cenderung lebih mahal.

Berikut ini beberapa karakter sayuran organik.

  • Dibudidayakan Secara Organik

Sayuran organik ditanam tanpa menggunakan tambahan zat-zat kimia. Penanaman sayuran biasa sering menggunakan tambahan zat kimia seperti pupuk dan penghilang hama. Zat kimia tersebut kadang bisa melekat pada produk sayuran yang dihasilkan. Berbeda dengan sayuran organik yang dikembangkan dengan cara yang lebih alami. Penanaman sayuran sejak awal dipersiapkan dengan baik yaitu dengan memilih tanah yang subur dan bibit yang berkualitas.

  • Ramah Lingkungan

Budidaya sayuran organik lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan zat kimia. Ini bisa membuat kualitas tanah dan air di sekitarnya tetap terjaga. Dikembangkan secara alami juga mengurangi polusi yang dihasilkan selama proses budidaya. Ini bisa mempertahankan habitat yang lebih sehat dan aman. Pertanian organik bisa mempromosikan siklus sumber daya yang mandiri.

  • Produk Sayuran yang Lebih Sehat dan Aman

Budidaya organik menyediakan produk sayuran yang lebih sehat. Keuntungan yang didapatkan yaitu sayuran yang lebih banyak nutrisi, rendah kandungan metal berbahaya, tanpa sisa pestisida, rendah bakteri, dan lain-lain. Orang-orang yang peduli akan masalah kesehatan biasanya lebih memilih sayuran organik daripada sayuran yang biasa.

  • Harga yang Cenderung Lebih Mahal

Sayuran organik memiliki harga yang cenderung lebih mahal daripada sayur yang dibudidayakan secara konvensional. Ini disebabkan karena proses penanaman yang lebih lama. Budidaya tanaman organik memang membutuhkan waktu dan biaya yang lebih daripada penanaman biasa. Apalagi sayuran organik juga belum begitu banyak pemasoknya. Meskipun harganya mahal, sayuran organik memiliki pasar tersendiri. Banyak konsumen yang mulai mencari sayuran organik sebagai salah satu bagian dari gaya hidup sehat.

Memilih Sayuran dan Menyimpan Sayuran

Ada banyak produk sayuran yang bisa dibeli di pasaran. Memilih jenis sayuran disesuaikan dengan kebutuhan seperti apa jenis masakan yang akan dibuat. Selain itu ada berbagai pertimbangan lain yang harus diperhatikan. Berikut beberapa cara memilih sayuran:

  • Memilih Sesuai yang Dibutuhkan

Belilah sayuran yang memang benar-benar dibutuhkan. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan menu masakan tertentu sebelum membeli bahan makanan. Apalagi jika untuk kebutuhan yang besar seperti hotel dan restoran.

Tulis daftar sayuran yang dibutuhkan untuk menu masakan yang telah direncanakan. Setelah itu, baru beli jenis sayuran dalam jumlah sesuai kebutuhan. Untuk kebutuhan pribadi, memilih sayur yang bervariasi juga dibutuhkan agar bisa mendapatkan lebih banyak manfaat.

  • Memilih Sayuran Sesuai Musimnya

Ada beberapa sayuran yang lebih mahal di musim tertentu. Di musim hujan, beberapa sayuran harganya bisa naik. Menu makanan bisa disesuaikan dengan jenis sayuran di musim tersebut.

  • Mempertimbangkan Penyimpanan yang Cukup
Penyimpanan yang cukup di lemari es.
Penyimpanan yang cukup di lemari es.

 

Membeli dalam jumlah besar juga perlu mempertimbangkan masalah penyimpanan. Sayuran bisa disimpan di lemari es agar lebih tahan lama. Besarnya tempat penyimpanan ini harus diperhatikan sehingga jumlah yang dibeli tidak melebihi. Sayuran akan lebih baik jika dimasak dalam keadaan yang segar.

  • Memilih Sayuran yang Berkualitas

Pilih sayuran yang berkualitas dan masih segar. Jika ingin yang lebih sehat maka bisa membeli sayuran organik. Namun sayuran biasa pun sebenarnya juga sehat asalkan dicuci bersih dan diolah dengan baik. Sayuran yang dipilih sebaiknya yang masih segar. Sayuran segar dapat dilihat dari kondisi daunnya dan batangnya/ Jangan membeli sayuran yang sudah lembek dan terlihat keriput.

Setelah memilih sayuran yang baik, selanjutnya ialah menyimpannya dengan baik pula. Jika tidak langsung digunakan, sayuran perlu disimpan sesuai dengan jenisnya. Kebanyakan sayuran harus disimpan dalam keadaan dingin. Tapi ada juga beberapa jenis sayuran yang lebih baik disimpan di luar lemari es. Beberapa sayur yang sebaiknya disimpan di kondisi ruangan misalnya ubi, kentang, tomat, kemangi, dan bawang.

Sebelum menyimpan, sebaiknya sayuran diseleksi lebih dulu dan dihilangkan kotorannya. Sayuran yang kurang segar jangan dicampur dengan sayuran yang segar. Jika ingin mencuci sayuran sebelum disimpan maka perlu dikeringkan dengan baik. Sayuran yang basah akan lebih mudah busuk sehingga perlu disimpan dalam keadaan yang kering.

Selain pilihan sayuran segar, ada juga sayuran kaleng dan sayuran beku. Penyimpanan produk sayuran tersebut juga harus diperhatikan agar dapat bertahan lama. Sesuaikan penyimpanan dengan ketentuan penyimpanan yang telah dianjurkan dalam kemasan sayuran tersebut.

Perusahaan yang membutuhkan bahan makanan dalam jumlah besar bisa lebih dulu menyiapkan tempat untuk penyimpanannya. Hotel dan restoran misalnya membutuhkan tempat penyimpanan makanan yang layak. Bahan makanan seperti produk sayuran, perlu disimpan di tempat seperti lemari pendingin atau gudang penyimpanan yang memiliki pengaturan temperatur. Sayuran yang lebih dulu masuk bisa lebih dulu digunakan. Perhatikan agar tidak terlalu banyak menyimpan sehingga kesegaran sayuran dapat terjaga.

Membeli Sayuran dari Supplier yang Terpercaya

Membeli sayuran segar dalam jumlah sedikit memang lebih mudah. Kualitasnya bisa dipilih yang baik dan masih segar. Namun membeli dalam jumlah besar kadang tidak bisa memeriksa secara keseluruhan kualitasnya. Oleh karena itu, penting untuk membeli sayuran dari supplier yang terpercaya.

Produk sayuran memang mudah dibeli di pasar, tapi kadang kualitasnya tidak sama. Penting untuk menjaga agar kualitas bahan makanan yang digunakan tetap sama apalagi untuk kebutuhan bisnis. Perlu kerja sama dengan distributor produk makanan sehingga kebutuhan dapat tercukupi dengan kualitas yang sama tiap harinya.

Sayuran yang dibeli dari supplier terpercaya bisa terjaga kualitasnya. Klien juga dapat membeli berbagai macam sayuran sekaligus karena distributor menyediakannya. Bumi Sembako sebagai supplier dan distributor bahan makanan seperti sayuran bisa dipercaya untuk pembelian dalam jumlah yang besar.

Kebutuhan bahan sayuran misalnya untuk restoran biasanya perlu dalam jumlah besar tapi tetap segar. Ada baiknya untuk bekerja sama dengan distributor seperti Bumi Sembako. Kebutuhan setiap hari dapat langsung terpenuhi tanpa harus bingung membeli dari berbagai tempat lainnya.

Bumi Sembako menyediakan berbagai macam bahan makanan seperti beras, sayuran, minyak, gula, daging, dan lain-lain. Hotel, restoran, rumah sakit, kapal tanker atau perusahaan yang membutuhkan bahan makanan untuk sehari-hari bisa membeli melalui kami. Tersedia berbagai macam produk makanan yang lengkap, berkualitas, dan dengan harga yang bersaing.